Minggu, 12 Juni 2011

Petani cabai merah

Petani cabai merah di Kota Padangsidimpuan mengeluhkan penurunan harga komoditas ini sejak beberapa bulan terakhir. Pasalnya harga jual saat ini jauh dibanding dengan biaya yang harus mereka keluarkan. Saat ini, harga cabai di tingkat petani hanya sekitar Rp3.000 per kilogram (kg), dan di tingkat pedagang eceran mencapai Rp8.000 per kg. Rosmawar Harahap,55, seorang petani cabai di Desa Gunung Hasahatan, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan mengatakan, penuruan harga cabai itu sudah dirasakan sejak dua bulan terakhir.

Padahal, sebelumnya harga cabai di tingkat petani mencapai Rp40.000 per kg.“Namun sekarang ini hanya bisa dijual dengan harga Rp3.000 setiap kilonya,” katanya kepada media, kemarin. Kondisi ini jelas menyulitkan dirinya karena biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan pendapatan. Dia mengaku harus mengeluarkan modal minimal Rp3 juta untuk massa tanam hingga penen. Dijelaskannya, untuk perawatan, dia harus melakukan pemupukan empat kali dalam sebulan.

Jadi, dalam kurun waktu tiga bulan dia harus memupuk sebanyak 12 kali.Setiap pemupukan dia harus mengeluarkan biaya sedikitnya Rp50.000. Biaya akan semakin bertambah seiring dengan usia tanaman. Dia juga harus melakukan penyemprotan dua kali dalam sepekan.“Kami saat ini sudah malas untuk memanen cabai karena harganya murah,” ungkapnya.“Apabila kondisi ini terus berkelanjutan kami malas bertanam cabai lagi,”lanjut ibu empat anak itu.

Sementara itu, petani cabai lainnya Amir Hamzah mengaku mengeluarkan biaya untuk bertanam cabai sebanyak 3.000 batang sekitar Rp18 juta. Jika dibandingkan dengan harga saat ini, jelas dia tidak akan mendapatkan untung dari bertani cabai. Untuk satu batang cabai, biaya yang harus dia keluarkan bisa mencapai Rp5.000,itupun dengan kondisi minim perawatan.“ Jika harganya hanya Rp3.000, maka setiap batangnya para petani mengalami kerugian Rp2.000,”ucapnya.

Dijelaskannya, banyaknya cabai yang masuk dari luar daerah ke Sidimpuan menjadi salah satu penyebab penurunan harga, karena stok cabai di Kota Padangsidimpuan semakin menumpuk.“Teorinya, barang banyak, permintaan sedikit, maka harga akan turun,” ungkapnya. Terpisah, Basrah, 40, seorang pedagang cabai di Pasar Sangkumpal Bonang mengakui, sejak anjloknya harga cabai, pasokan cabai yang akan dijual terpaksa harus dikurangi, karena dia takut tidak ada pembeli.

Saat ini, harga jual cabai hanya Rp8.000 per kg, sedangkan sebelumnya mencapai Rp50.000 per kg. Dia berharap kondisi ini tidak berlangsung lama, karena dapat mengakibatkan kerugian besar bagi pedagang dan petani. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Petani cabai merah.

0 komentar:

 
 
Copyright © 2012 SEO Blogger Blogspot All Rights Reserved
Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia