Minggu, 12 Juni 2011

Opera Batak

Opera Batak diyakini bisa menjadi sumber ekonomi kreatif masyarakat Sumatera Utara (Sumut). Sebab, ke depan akan ada fase dimana masyarakat rindu dengan hal-hal bersifat tradisional. Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Perwakilan Sumut Prof Dr Robert Sibarani meyakini bahwa budaya dapat menjadi suatu basis ekonomi kreatif masyarakat. Untuk itu, Sumut harus mampu membuat Opera Batak menjadi basis ekonomi kreatif masyarakat.

Dia menjelaskan, saat ini basis perekonomian masyarakat sudah memasuki tiga fase. Pada fase tahun 1980-an, sumber ekonomi masyarakat fokus pada pertanian.Memasuki fase tahun 1990-an, kekuatan industri mulai terlihat dan menjadi sumber ekonomi. Dan, fase tahun 2000-an basis ekonomi masyarakat berfokus pada informasi dan teknologi. Suatu masa nanti, kata Robert, masyarakat pasti akan merindukan hal-hal yang menyentuh identitas budayanya sendiri. Apalagi saat ini di Indonesia terdapat 700 etnis.

Hal ini jelas dapat menjadi potensi untuk menjadi ekonomi kreatif masyarakat.” Ke depan akan ada faseselanjutnya,dimana masyarakat nantinya akan rindu dengan hal-hal yang bersifat tradisional. Untuk itu, kita harus segera memikirkan bagaimana budaya Batak bisa menjadi sumber ekonomi kreatif masyarakat ke depan,”ujarnyadi selasela diskusi Opera Batak Seni dan Budaya sebagai Ekonomi Kreatif Sumut dan nonton bareng yang digelar oleh Umatic Studio dan Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) dan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) di Medan, kemarin malam.

Opera Batak dulu sangat populer di kalangan masyarakat Sumut. Namun, seiring perkembangan zaman,Opera Batak mulai tergerus dengan munculnya beragam tontonan modern yang justru secara perlahan telah menggeseridentitasbudaya masyarakat Sumut itu sendiri. Menurut pencinta Opera Batak RE Nainggolan, untuk memajukan Opera Batak perlu segera dilakukan revitalisasi. ”Sebenarnya saya melihat PLOt sejak 2002 sudah berupaya untuk melakukan revitalisasi Opera Batak,namun revitalisasi ini masih berjalan lamban,” tandasnya.

Kondisi ini seharusnya dapat menjadi renungan bagi semua elemen masyarakat bagaimana mencari bentuk serta figur yang dapat melakukan peningkatan terhadap pertunjukan Opera Batak.”Kita bisa lihat Opera Van Java bisa begitu popular di kalangan masyarakat justruhanya digawangiolehempat orang personelnya,” papar mantan Sekda Provsu tersebut. RE menyebutkan, untuk melakukan revitalisasi Opera Batak ada dua upaya yang bisa dilakukan.

Pertama, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjadi pemain terbaik Opera Batak. Kedua, menata manajemen Opera Batak sehingga bisa menjadi hiburan yang menarik bagi masyarakat. ”Bagaimana mengemas Opera Batak menjadi hiburan yang menarik, untuk itu diperlukan manajemen,”ujarnya. Dia juga sependapat bahwa Opera Batak bisa menjadi ekonomi kreatif masyarakat.Ekonomi kreatif masyarakat merupakan upaya mengintensifkan ekonomi dan kreatif, dimana ide merupakan indikator utama. Dalam bidang-bidang ekonomi kreatif Opera Batak juga masuk di dalamnya. Sebab, ekonomi kreatif terdiri dari arsitektur, advertising dan berbagai pertunjukan.

”Opera Batak ini merupakan satupertunjukkandaninimerupakan bidang dari ekonomi kreatif.Saya yakin Opera Batak bisa kita bangkitkan kembali. Opera Batak tak kalah menariknya dengan Opera Peking yang sudah ada sejak 200 tahun yang lalu dan hingga sekarang masih populer, begitu juga Opera di Rusia dan Jerman,”tandasnya. Seorang penyair asal Sumut Saut Situmorang memiliki pandangan berbeda. Saut menyebutkan, masyarakat yang pintar harus memahami perspektif kesenian.

”Perspektif kesenian tidak bisa dipaksakan mengikuti perspektif pasar. Artinya, kesenian memiliki otonominya sendiri dan tidak bisa dipengaruhi oleh apa yang dimau oleh pasar.Jika orang tidak mengerti Opera Batak maka orang itu harus belajar, bukan pemain Opera Bataknya yang harus berupaya untuk membuat masyarakat mengerti akan Opera Batak yang dimainkannya,”tegas Saut. Saut menyebutkan, saat ini bukan lagi revitalisasi Opera Batak yang diperlukan, melainkan harus melakukan renaissanceatau melahirkan Opera Batak kembali.

”Opera Batak ini merupakan konsep yang luar biasa dan harus dipertahankan. Maka itu,yang harus dilakukan tidak hanya revitalisasi melainkan renaissanceterhadap Opera Batak,”pungkas Saut. Demikian catatan online Blog SEO Blogger Blogspot yang berjudul Opera Batak.

0 komentar:

 
 
Copyright © 2012 SEO Blogger Blogspot All Rights Reserved
Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia