Identitas korban mutilasi yang bagian tubuhnya ditemukan di saluran air Kolaka, perbatasan Kabupaten Sidrap-Wajo pada Sabtu-Minggu (5-6/3), akhirnya terungkap. Korban adalah Andi Ondong, kelahiran Parepare pada 1957. Kemarin pagi, warga menemukan kepala korban di saluran air depan Bank Danamon, jalan poros Sidrap-Wajo. Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Syamsu Yasmin menegaskan, potongan badan dan tubuh yang ditemukan di saluran air di perbatasan Sidrap-Wajo identik dengan kepala yang ditemukan di saluran air jalan poros Sidrap.
Korban adalah warga Parepare yang hilang dan telah dicek,”ungkap Yasmin. Dari informasi yang dihimpun media massa, korban tinggal di Jalan Andi Makkau, Kota Parepare. Andi Ondong satu-satunya perempuan dari enam saudara. Beberapa tahun terakhir ini, dia tinggal sendiri di rumah yang dulu pernah menjadi kediaman mantan Wali Kota Parepare H Basrah Hafid ketika masih remaja. Korban terakhir kali terlihat tetangga sedang menyelesaikan jahitan untuk tirai jendela. Selain itu, korban dalam dua pekan lalu sempat bertengkar dengan keponakannya. Dari pantauan media massa, kondisi rumah yang cukup besar itu masih terlihat rapi dan tidak berantakan.
Tampak darah berceceran dekat pintu kamar mandi, dengan keadaan kipas angin dan televisi sedang menyala dan emas korban masih berada di tempatnya. Darah itu telah mengering dan diperkirakan telah ada sejak Sabtu lalu. Korban diketahui tak berada di rumah ketika keluarga ingin menjemput untuk melayat seorang kerabat yang meninggal dunia di Kota Makasar.
Namun, pintu rumah bagian depan terkunci sehingga para tetangga dan keluarga membongkar untuk masuk. A Sony, keluarga korban, menuturkan, saksi mata seorang penjual motor, di Jalan Andi Makkasau, Parepare, mengaku melihat seseorang yang mencurigakan pada Sabtu (5/3), sekitar pukul 03.00 Wita dini hari. “Menurut saksi mata, dia sempat membantu orang tersebut mencari kunci motor yang jatuh.
Ciri-cirinya, orang itu berambut agak panjang dan berlogat Makassar. Dia memakai motor Vega silver,”kata dia menirukan ucapan saksi mata. Andi Bustam, kakak korban, yang ditemui di RSUD Nene Malomo kemarin, berharap potongan tubuh lainnya segera ditemukan.“Saya hanya melihat kepala itu sudah pasti adik saya. Kami dari keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib,“ tandas dia.
Almarhumah Andi Ondong dikenal baik dan cepat akrab dengan orang, Andi Onddong memiliki sifat yang mandiri dan tidak kenal menyerah. “Dia baik, suka bergaul, dan juga mandiri selama ini,”papar dia. Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Wajo tetap berkoordinasi dengan Polres Sidrap dan Parepare karena potongan tubuh korban berupa badan tanpa kepala dan bagian pusar hingga lutut ditemukan di wilayah hukum Wajo. “
Sebenarnya tiga polres ini semuanya menangani, tapi karena LP (laporan polisi) di Parepare, kemungkinan Polres Parepare yang akan menangani,” ungkap Kapolres Wajo AKBP Nanang Purnomo kemarin. Dua potongan tubuh yang ditemukan di wilayah Wajo segera dibawa ke Parepare untuk disatukan. “Rencana hari ini kedua potongan tubuh yang ditemukan di Wajo dibawa ke Parepare,”pungkas dia. Demikian catatan online SEO Blogger Blogspot tentang Identitas korban mutilasi.
Dua Perampok Bersenjata Api Rakitan
4 hari yang lalu
0 komentar:
Poskan Komentar